""

www.mandailing.org

malaysian / indonesian | english

K o n t a k

 

isi

makalah

links

kontak

foto

foto lama

 

Nama: Abdur-Razzaq Lubis
Email: arlubis@mandailing.org
Bio:

Abdur-Razzaq Lubis adalah generasi keenam orang Mandailing di Malaysia. Moyangnya merantau ke Semenanjung Malaysia setelah pecahnya Perang Paderi (1816-37). Lubis, panggilannya oleh teman-teman adalah seorang sarjana bebas.

Beliau adalah pengarang utama Raja Bilah, the Mandailings in Perak, 1875-1911 (MBRAS, 2003), dan pengarang bersama Kinta Valley: Pioneering Malaysia' Modern Development (Perak Academy, 2005). Selaku seorang aktivis lingkungan, beliau menghasilkan buku Water Watch: A Community Action Guide (APPEN, 1998) dan The A-Z of the Malaysian Environment yang dimuatkan pada situs Sahabat Alam Malaysia. Beliau juga penulis Jerat Utang IMF?

Sebuah Pelajaran Berharga Bagi Para Pemimpin Bangsa - Khususnya Indonesia (Mizan, 1999). Pada tahun 2001, beliau diangkat menjadi Asian Public Intellectual Felow tajaan Nippon Foundation, membuat penelitian di Indonesia dengan judul Politics of Indentity Construction: The Case of the Mandailing People. Beliau adalah pengarang situs www.mandailing.org. Beliau adalah perwakilan Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) di Malaysia dan Singapura.

   
Nama: Khoo Salma Nasution
Email: salma@mandailing.org

Bio:

Khoo Salma Nasution adalah generasi kelima peranakan Tionghoa (dikenali sebagai Baba Nyonya di Malaysia). Beliau dipanggil Salma oleh teman dan kenalannya. Beliau diadati masuk marga Nasution pada tahun 1994. Ayah Mandailingnya ialah Dr. Rizali H. Nasution, seorang pendiri Badan Warisan Sumatra.

Beliau adalah penulis Streets of George Town, Penang (1993); penulis utama Penang Postcard Collection (2003); penulis bersama Kinta Valley: Pioneering Malaysia's Modern Development (2004) dan buku terkininya More Than Merchants, A History of the German-speaking Community in Penang, 1800s-1940s.

Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Kehormat Persatuan Warisan Pulau Pinang (Penang Heritage Trust) selama 14 tahun. Pada tahun 1993, beliau menjadi pengurus Proyek Pelestarian Syed Alatas Mansion dan melestarikan Markas Asia Tenggara, Dr. Sun Yat Sen, Bapak Modern China di 120 Armenian Street, Pulau Pinang. Sebagai kordinator Sustainable Penang Initiative 1997-1999, beliau mengadakan konsultasi dengan agensi-agensi pemerintah dan LSM bagi pembangunan berkelanjutan. Beliau memimpin dua persidangan - The Penang Story Conference (2002) dan Shared Histories Conference (2003). Pada tahun 2004, beliau diangkat oleh Nippon Foundation menjadi Felow Asian Public Intellectual (API). Situs terbarunya ialah www.lestariheritage.net

   

Nama:

Drs. Zulkifli B. Lubis

Email: zbl@mandailing.org

Bio:

Zulkifli Lubis lahir di Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal pada tanggal 23 Januari 1964. Dia menerima pendidikan dasar dan menengah di Kotanopan sebelum pindah ke Medan pada tahun 1983 untuk melanjutkan studi di bidang antropologi di Universitas Sumatera Utara (USU).

Sejak 1990 menjadi staf pegajar di Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Tahun 1996, dia menyelesaikan pendidikan magister (MA) dalam bidang antropologi ekologi di Universitas Indonesia (UI). Dia terpilih sebagai dosen teladan di USU pada tahun 1998. Zulkifli Lubis juga menjadi anggota Asosiasi Antropologi Indonesia.

Pernah menjadi Sekretaris Yayasan Bindu Nusantara, sebuah LSN/NGO yang bergerak di bidang kebudayaan dan lingkungan hidup, dan pengurus Yayasan Pengkajian Budaya Mandailing.

Selain mengajar, Pak Zulkifli Lubis juga aktif sebagai peneliti dalam masalah-masalah sosial budaya dan konflik, lingkungan dan pengembangan masyarakat.

   
Nama: Abdul Rozak Tanjung
Email: artanjung@mandailing.org
Bio: Abdul Rozak Tanjung dilahirkan di Sibanggor Julu, Kecamatan Tambangan, desa terpencil dikaki Gunung Sorik Marapi, di kabupaten Mandailing Natal pada tanggal 09 Oktober 1980. Merupakan anak ke-4 dari 6 bersaudara buah perkawinan Alm. Fahri Tanjung dan Fauziah Nasution. Pendidikan formal yang ditempuh SD Sibanggor Julu, Madina; Madrasah Ibtidaiah Nurul Tauhid Sibanggor Julu, Madina; SMP Kotanopan, Madina ; SMU Yayasan Martabe Sipirok, Tapsel ; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Medan. Pendidikan tambahan yang diperoleh antara lain: Leadership and Management Training, FISIP USU (2000), Government and Decentralization Survey (GDS) di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta 2004 dan di Kota Salatiga dan Kobupaten Boyolali Jawa Tengah (2006), Training Legislative Oversight on Police Reform di Jakarta (2005) dan Investigasi Bisnis Militer di Cianjur Jawa Barat (2005).

Beliau sudah bergelut dalam berbagai organisasi, kepanitiaan, seminar baik dalam tingkat lokal, nasional maupun internasional. Pengalaman di organisasi antara lain: Fungsionaris HMI Komisariat FISIP USU (2001), Anggota Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) USU (2002), Wakil Ketua Umum PSMS Medan Fans Club (KAMPAK FC) (2002), Koordinator Sumbagut Persatuan Nasional Mahasiswa Administrasi Negara (2002), Sekjen Komisi Pemilihan Umum Universitas Sumatera Utara (2003). Kepanitiaan: Panitia Hari Besar Agama Islam Perwiritan Tapanuli Selatan Madina (2001), Ketua Panitia Jumpa Fans I PSMS Medan (2002), Ketua Panitia Semarak Idul Fitri Forum Mahasiswa Sorik Marapi, Sibanggor Julu (2003). Wakil Ketua Parsadaan Sibanggor Julu Anak Dohot Boruna Kota Medan dan Sekitarnya (2006-2007). Beliau turut menjadi mediator konflik Maga-Hutanamale tahun 2002 dibawah Supervisi Aktifis Madina, Irwansyah Nasution (2002) Peneliti lapangan Asessment Sosial Budaya Masyarakat di sekitar Taman Nasional Batang Gadis (2005). Beliau merupakan salah satu peneliti yang diundang ke Komisi I DPR RI dalam Rapat Konsultatif Tentang Reformasi Sektor Keamanan di Jakarta Tahun 2005.

Saat ini beliau masih mengajar sebagai Asisten Dosen/Staf Pengajar Luar Biasa di USU, Peneliti the Ridep Institute Jakarta, Peneliti di Pusat Kajian Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gajah Mada Yogjakarta, Peneliti paruh waktu di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara. Dalam dunia NGO, beliau merupakan Direktur Pengembangan Organisasi pada Center For Strategic Governance And Development Studies (CSGDS), lembaga konsultan untuk proyek Norwegian Red Cross di Simeuleu Aceh.

Karya tulis yang telah diseminarkan antara lain: Pembentukan Propinsi TapanuliMenuju Disintegrasi Etnis (2002) dan berhak menyandang gelar sebagai Mahasiswa Teladan III FISIP USU, Peran Mahasiswa dalam Mengemban Amanah Tridharna Perguruan Tinggi (2002) dan berhak memperoleh beasiswa dari IKA-MM USU, Perbandingan Sistem Pemerintahan Lokal Indonesia dan Malaysia (Studi Kasus Propinsi Sumatera Utara, Indonesia dan Pulau Penang State, Malaysia (Skripsi, 2004). Evaluasi Perkembangan Kabupaten Madina, Tobasa, Samosir dan Pak-Pak Bharat sebagai Daerah Pemekaran (Balitbang, 2005), Evaluasi Disaster Management di Pulau Nias Sumatera Utara (Balitbang, 2005) dan sejumlah tulisan tentang Kepolisian RI secara rutin/bulan pada Buletin Polisi Sipil, Jakarta.

   
Nama: Asrul Aziz Tanjung. SE
Email: aatanjung@mandailing.org
Bio:

Asrul dilahirkan di Pasar Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing-Natal (Madina) tanggal 3 Oktober 1980. Dia mengikuti Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Pertama di Pasar Maga; SMU di Padang Sumatera Barat sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Bung Hatta Padang Sumatera Barat Pada Jurusan Akuntansi.

Waktu kuliah aktif diberbagai Organisasi baik di kampus maupun di luar kampus. Pernah Aktif Di Badan Eksekutif Mahasiswa di Universitas Bung Hatta Sebagai Sekretaris Jenderal di Fakultas Ekonomi; sebagai Pengurus di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Padang; aktif di HIPMA MADINA (Himpunan pelajar Mahasiswa Mandailing Natal) Daerah Sumatera Barat sebagai Ketua Umum dan menjadi anggota Jaringan Mahasiswa Akuntansi Indonesia.

Sekarang, Asrul menjadi Dosen/Pengajar dan Pembantu Ketua III (bagian Kemahasiswaan) Pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Rantau Prapat; sementara aktif pada Yayasan Akbar Rahman Rantauprapat, yaitu Sebuah Organisasi yang Bergerak dibidang pengembangan pendidikan dan sosial; sekaligus menjadi wakil Sekretaris Persatuan Dosen Perguruan Tinggi Swasta Cabang Kabupaten Labuhan Batu

   
Nama: Muhammad Hafis Nasution
Email: hafis@mandailing.org
Bio:

Muhammad Hafis Nasution adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara, lahir di Panyabungan Mandailing-Natal (Madina), Sumatera Utara tanggal 17 Maret 1960; latar belakang keluarga petani, pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Umum SMU di tempuh di Panyabungan, Perguruan tinggi S-1 dari Teknik Kimia fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) Medan tahun 1989, mengikuti Kursus/pelatihan perbankan Islam konsef syariah dari Forum Kajian Ekonomi Islam IAIN Sumatera Utara Medan tahun 1993 dan sambil bekerja pada perusahhan pengolahan minyak sawit di Belawan Sumatera Utara.

Pada tahun 1994 pindah ke Pulau Batam Kepulauan Riau bekerja pada Perusahaan Oleochemical sampai sekarang, pada tahun 2000 sebagai Wakil Ketua Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) se Kota Batam, penasehat Himpunan Keluarga Mandailing (HIKMA) se Kota Batam sampai sekarang, sebagai anggota Persatuan Mandailing Tapanuli Selatan (Permata Selatan), aktif di berbagai kegiatan social kemasyarakatan serta forum ilmiah, terakhir tercatat sebagai anggota LMR-RI (Lembaga Missi Reclasseering-Republik Indonesia) Komisariat Cabang Batam.

   

Nama:

Mihail Florin Ionescu

Bio:

Mihail Florin Ionescu, yang lebih senang dipanggil Mike atau Om saja, pertama kali mengunjungi tanah leluhur Mandailing pada tahun 1998 dan kemudiannya mendedikasikan sebagian hidupnya mempromosikan warisan seni bina/arsitektur Mandailing.

Pada tahun 1999, Mike menjadi kordinator survei Universitas Sumatera Utara (USU) dan Badan Warisan Sumatra (BWS) untuk seni bina Mandailing di tiga lokasi di Mandailing Julu.

Pada tahun yang sama, Mike menjadi pensyarah/dosen undangan di Departemen Arsitektur, USU. Mike pernah menjadi nara sumber arstitektur Mandailing pada Yayasan Pengkajian Budaya Mandailing dan penasihat kanan (senior advisor) warisan seni bina pada Yayasan Tampak Marune. Profesinya/kerjayanya sebagai arkitek konservasi/pelestarian di Jerman, memperlihatkan Mike melakukan kerja-kerja pelestarian bangunan-bangunan bersejarah warisan di Eropah.

Dalam kariernya yang panjang, Mike juga menjadi konsultan IT di Eropah. Mike membangunkan aplikasi CAD mengikut standard DIN, ISO & SIA dan mengimplementasi sistem Architecture Photogrametry.

 

update september 2006