""

www.mandailing.org

malaysian / indonesian | english

Isi : : Geografi & Ekonomi

 

isi

makalah

links

kontak

foto

foto lama

 

Geografi & Ekonomi

Kotanopan & Singengu

Pusat Mandailing Julu ialah Kotanopan, yang menurut kepercayaan masyarakat Mandailing di sekitar tempat itulah dahulu kala, iaitu tak jauh dari Sungai Batang Gadis dan Sungai Aek Singengu serta sungai Aek Singangir, puterhadap-hadapan bermuara ke sungai Batang Gadis.

Menurut pesan Namora Pande Bosi kepada anaknya Si Langkitang dan Si Baitang, apabila mereka menemukan satu tempat di mana terdapat dua buah sungai yang muaranya bertentangan dari arah yang berlawanan, di tempat itulah mereka harus membuka pemukiman, yang mereka namakan Huta Panopaan, yang kemudian hari menjadi Kotanopan.

Kemudian, Si Langkitang pindah sedikit ke arah utara iaitu ke satu tempat yang bernama Singengu. Dari sini, keturunan Si Langkitang tersebar ke berbagai tempat menjadi raja-raja bermarga Lubis. Sementara saudara kembarnya, Si Baitang pindah pula ke bagian selatan dan keturunannya juga tersebar kera kembar Namora Pande Bosi iaitu Si Langkitang dan Si Baitang pertama kali membuka tempat pemukiman. Kedua Aek Singengu dan Aek Singangir be berbagai tempat menjadi raja-raja bermarga Lubis.

Ketika Belanda memasuki Mandailing Julu menjelang pertengahan abad ke 19, mereka mendirikan benteng di Singengu dan Kotanopan. Sampai masa kedatangan tentera Jepun/Jepang di Kotanopan, seorang Kontelir/Kontroler Belanda berpusat di Kotanopan. Justeru itu, terdapat banyak bangunan-bangunan berciri kolonial di situ seperti Kantor Pos dan Resthouse. Kotanopan merupakan pekan utama di Mandailing Julu.

Sila lihat makalah Marga Lubis dan Namora Pande Bosi oleh Muhammad Said


Tempat duduknya Si Langkitang Si Baitang


Hotel Merdeka, Bung Karno dan Muhammad Hatta berpidato di tangga hotel ini.


Pasar mingguan di Kota Nopan


Bagas Godang di Singengu


Rumahnya Yahya Nasution, panggilan Arun, pejuang kemerdekaan Indonesia. Isterinya Raja Norain Sutan Abidin Lubis, yang berasal dari Papan, Perak, Malaysia. Nama timang-timangannya Sangkot atau Bu.

>>> kembali ke 'isi'

The contents of this site is the reponsability of the respective contributors

 

update september 2006