""

www.mandailing.org

malaysian / indonesian | english

Isi : : Kepemimpinan

 

isi

makalah

links

kontak

foto

foto lama

 

Kepemimpinan


Kepimpinan Dalam Masyarakat Mandailing

Bila Belanda mula memasuki Mandailing pada abad ke 19, marga yang berkuasa dalam masyarakat Mandailing ialah marga Lubis dan Nasution. Golongan ini berkuasa dalam masyarakat Mandailing sampai akhir penjajahan Belanda.

Marga-marga lain berkedudukan sebagai penduduk biasa yang secara berkelompok dipimpin oleh ketuanya masing-masing yang disebut kepala ripe. Kepala-kepala ripe ini berada di bawah raja-raja bermarga Lubis dan Nasution.

Namun ada kemungkinan bahwa sebelum kedua marga tersebut memegang kekuasaan di Mandailing, marga-marga lain pernah menerajui tampuk kepimpinan dalam lingkungan-lingkungan tertentu di Mandailing. Kemungkinan ini ada saja seperti yang ditemui dalam legenda Si Baroar, raja yang paling berkuasa di Mandailing ialah Sutan Pulungan, raja orang Huta Bargot di seberang sungai Batang Gadis.

Cerita lain mengisahkan mengenai seorang tokoh yang bernama Sutan Mardia kahwin dengan seorang gadis dari marga Borotan yang mendiami satu tempat bernama Banjar Sibaguri dekat Panyabungan sekarang. Kemudian Sutan Mardia menjadi raja di satu lingkungan yang bernama Padang Mardia. Maka diduga bahwa marga Mardia pernah berkuasa di lingkungan tersebut.

Bagaimana marga Lubis dan Nasution berkuasa di seluruh wilayah Mandailing tidak diketahui dengan jelas. Ada dugaan bahwa oleh kerana jumlah warga kedua-dua marga tersebut lebih besar daripada jumlah warga marga-marga lain, maka marga Lubis dan Nasution menguasai lebih banyak tempat di Mandailing, yang kemudian mereka kembangkan menjadi kerajaan-kerajaan kecil di masa lalu. Ada kemungkinan juga kedua-dua marga tersebut menang perang dan membagikan Mandailing kepada dua jajahan kekuasaan mereka.

Apa lagi para anggota marga Lubis dan Nasution senantiasa pula menjalin hubungan perkahwinan secara timbal balik, yang berarti keduanya secara teratur membangun ikatan kekerabatan yang luas dan kuat sehingga kedudukan mereka makin lama makin bertambah kokoh berhadapan dengan marga-marga lain. Hal yang demikian berarti bahwa marga Lubis dan Nasution mempunyai peluang besar untuk terus lebih memperkuatkan kedudukan mereka di antara marga lain.

>>> kembali ke 'isi'

The contents of this site is the reponsability of the respective contributors

 

update september 2006